|
Hening Kasih Kekal|HENING Kasih Kekal-April 1, 2006- Bersatu Kita Teguh Episode
Marilah mendengarkan:Hening Kasih Kekal, April 1, 2006 [10 min./.mp3/1 MB] - Bersatu Kita Teguh.Tuhan Yesus memberkati.Hak cipta/Copyright (c) Kasih Kekal www.kasihkekal.org 2006. All rights reserved.Teks: Selamat Berjumpa lagi, sdr. sdri. Puji Nama Tuhan kalau kita sekalian mendapat kesempatan sekali lagi untuk bercakap-cakap dan merenungkan anugrahNya yang melimpah. Berikut adalah Hening Kasih Kekal episode April 2006 dan saya sangat bergembira karena episode ini adalah ulang tahun pertama dari Hening Kasih Kekal. Situs Kasih Kekal www.kasihkekal.org sendiri sudah dimulai sejak Januari 2003, tetapi acara audio ini dirintis di April 2005. Jadi segala puji syukur kepada Tuhan Yesus yang mengizinkan pelayanan ini untuk terus dapat berbuah. Halleluya! Sdr. Sdri., saya baru saja menonton di televisi penayangan ulang dari sebuah peragaan lagu dan tari-tarian di acara Kebaktian Kebangunan Rohani di Jakarta, yang dipimpin oleh Bpk Benny Hinn. Di acara lagu dan tari tersebut, anak-anak Tuhan dari berbagai denominasi dan latar belakang, menari diiringi oleh sebuah lagu berjudul “United We Stand” atau “Bersatu Kita Teguh”. Sungguh indah sekali. Melalui peragaan tersebut saya mendapat pengertian bahwa Salib Tuhan Yesus merubah dan mengangkat derajat anak-anak Tuhan dari segala kepurukan, kalau semua, tak peduli asal suku, bangsa atau bahasa kita, bersatu, memuji dan menyembah Tuhan Yesus. Saya teringat kemudian akan ayat yang kita kenal di Mazmur 133. Mari kita baca: Mazmur133: 1-3 Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. Ayat satu mengajar kepada kita kondisi yang harus dipenuhi, yaitu kerukunan. Sdr-sdri, mungkin kita sudah setengah bosan dengan pengajaran untuk rukun dan bersatu. Sudah sejak kecil kita sekalian sudah dengar dan diajar tentang ini. Harus rukun! Harus damai! Itu sering dan selalu kita dengar. Tetapi pertanyaan-nya, adalah apakah kita sudah menguasai pengajaran ini? Saya rasa semua dari kita bisa dengan jujur berkata, perlu ada peningkatan lagi di bidang yang satu ini. Saya teringat akan cerita Raja Hizkia di 2 Tawarikh 30. Anda baca sendiri keseluruhannya, tetapi di situ Raja Hizkia mengirim pesan kepada seluruh Israel dan Yehuda. Ia menulis surat kepada Efraim dan Manasye supaya mereka datang merayakan Paskah bagi Tuhan bersama-sama di Yerusalem. Harap diingat yang ia undang ini adalah rakyat dari Kerajaan Israel, yang pada waktu itu sudah terpecah dari Kerajaan yang ia pimpin, yaitu Kerajaan Yehuda. Ini bukan cara Hizkia untuk menghimbau pemberontakan di antara rakyat negara tetangganya. Tetapi Raja Hizkia ingin semua umat pilihan Tuhan, bersatu, menyembah Tuhan dan merayakan Paskah dengan hati yang benar. Bagaimana dengan hati kita menjelang Paskah ini? Bukankah Tuhan Yesus sudah datang untuk mati menebus dosa-dosa kita? Ia juga telah bangkit menang dan menaklukkan segala kutuk dosa kita. Dosa kita telah terampuni! Puji Nama Tuhan! Kalau kita sudah diampuni, maukah kita juga mengampuni orang-orang, terutama sesama anak Tuhan, yang telah menyalahi kita? Oleh karena kita semua telah ditebus dan dengan sikap yang benar dan mengampuni, maka mulai ada persatuan antar umat percaya yang lebih erat dan rukun lagi di mata Tuhan. Sdr-sdri, kita sekalian tidak saja perlu persatuan hati antar sesama, anggota gereja ataupun antar sinode. Bagaimana dengan kerukunan dan persatuan yang paling mendasar antara anggota keluarga kita, yaitu suami dengan istri dan anak dengan orang tua? Tak peduli apakah kita mempunyai keluarga yang bermasalah maupun keluarga yang harmonis, kita semua butuh Tuhan Yesus untuk lebih mempersatukan keluarga kita. Sdr. sdri., kita butuh pemulihan yang sempurna. Mungkin ada luka hati, mungkin ada dendam, sakit hati, bahkan mimpi buruk yang belum terlupakan karena masalah keluarga kita. Hanya Tuhan Yesus yang bisa pulihkan! Mengapa kita tidak menggunakan kesempatan, menjelang Paskah ini untuk berdoa demi pemulihan keluarga kita sekalian, betapapun itu kelihatannya tidak mungkin? Mari kita berdoa: “Tuhan Yesus, banyak hal dalam hidup kami yang berantakan. Masa lalu dan keluarga kami penuh dengan masalah, Tuhan! Tetapi Yesus, Engkau telah menebus dan menang atas segala dosa-dosa dan kutuk-kutuknya. Maka daripada itu, ampuni kami dan pulihkan kami! Pulihkan keluarga kami! Buang jauh-jauh segala masa lalu yang tidak benar! Tetapi kami undang Kau, Roh Kudus, untuk mempersatukan keluarga kami dalam persatuan kasih yang tak tergoyahkan! Dalam Nama Yesus kami berdoa! Amin.” Sdr. sdri, Mazmur 133 berfirman bahwa kerukunan dan persatuan, itu seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Ini berbicara tentang urapan dari Kepala, yaitu Tuhan Yesus, yang memberi kita kuasa dalam pelayanan kita sekalian. Dan juga akan mengalir seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Ini berbicara tentang hidup yang subur akibat turunnya embun yang dari surga, ke hidup pribadi kita sekalian. Dikatakan, ke sanalah juga Tuhan akan memerintahkan berkat. Kita semua mau berkat bukan? Sdr. sdri, kita semua tentunya mau urapan, hidup yang subur dan penuh berkat. Maka marilah kita mengundang Tuhan untuk terus memulihkan kita dari segala perpecahan di dalam hidup ini. Demikianlah Hening Kasih Kekal episode April 2006. Saya percaya bahwa Tuhan akan dan sedang memulai suatu karya yang luar biasa di antara dan melalui hidup kita sekalian. Bahkan, Ia akan memulihkan dan menyempurnakan kehidupan kita. Tuhan memberkati anda sekalian dan biarlah damai sejahtera, yang dari Tuhan Yesus sendiri, yang tak pernah kita bayangkan atau berani impikan, biarlah itu datang menyelimuti hidup kita sekalian mulai di musim Paskah ini sampai dengan selama-lamanya!
[ Thu, 06 Jul 2006 12:14:22 PDT ]
|